Sebelum menginstall sistem operasi windows 10, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, diantaranya sebagai berikut :
- Siapkan DVD installer windows 10 nya terlebih dahulu yah, karena tutorial kali ini menggunakan DVD untuk media instalasinya.
- Agar booting pertama kali dari DVD, silakan setting terlebih dahulu boot device priority pada menu BIOS.
- Jika yang diinstall laptop, colokkan charger segera, jangan sampai batrei habis waktu melakukan instalasi.
- Seperti biasa, siapkan beberapa camilan yah atau bisa juga sambil
dengerin musik, karena proses instalasi windows 10 cukup lama sih.
Proses instalasinya kurang lebih setengah jam dan setengah jam itu
sangat lama bagi saya, hehehe nginstallnya nyantai saja sambil ngemil :p
Bagaimana cara setting BIOS agar booting dari DVD?
Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, anda harus setting BIOS
agar booting pertama kali dilakukan dari DVD. Karena defaultnya
komputer/ laptop booting pertama kali dari HDD, maka anda harus
menggantinya dengan cara sebagai berikut :
1. Nyalakan atau restart komputer/ laptop anda. Setelah itu, tekan tombol
DEL(Delete)
berulang kali sampai muncul tampilan BIOS seperti gambar dibawah ini.
Oh yah, tidak semua komputer/ laptop menggunakan tombol DEL untuk masuk
ke menu BIOS loh, ada beberapa tombol yang paling umum digunakan seperti
F1, F2, atau Fn+F2 tergantung manufacturernya. Selanjutnya pindah ke
tab Boot menggunakan tombol ◄ ►.

2. Seperti yang anda lihat bahwa Hard Drive atau HDD berada pada
urutan teratas. Hal tersebut menandakan bahwa booting pertama kali
dilakukan dari HDD.

3. Supaya booting pertama kali dilakukan dari DVD, silakan pilih
CD-ROM Drive kemudian geser menggunakan tombol
+/ – sampai berada di urutan teratas seperti yang tampak pada gambar berikut.

4. Jangan lupa masukkan DVD installer windows 10nya ke DVDROM,
kemudian simpan hasil settingan BIOS anda tadi dengan menekan tombol
F10, lalu pilih
Yes.

Langkah-langkah menginstall windows 10
Okey, setelah anda sudah berhasil setting BIOS agar booting pertama
kali dari DVD. Silakan simak langkah-langkah berikut ini untuk
menginstall windows 10 :
1. Silakan tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi windows 10.
Misalkan anda dihadapkan kembali dengan tampilan seperti ini pada
tengah-tengah proses instalasi, jangan tekan tombol apapun yah, karena
anda akan dibawa kembali ke proses awal instalasi jika melakukannya.

2. Pilih
Indonesian (Indonesia) pada
Time and currency format, untuk yang lainnya seperti
Language to install dan
Keyboard or input method biarkan default, tidak usah diganti.

3. Selanjutnya pilih
Install now.

4. Kemudian centang
I accept the license terms, lalu pilih
Next untuk melanjutkan.

5. Pada langkah berikut ini, silakan pilih
Custom: Install Windows only (advanced).

6. Misalkan anda ingin melakukan install ulang maupun upgrade/
downgrade dari sistem operasi windows lama anda ke windows 10, cukup
delete
Drive 0 Partition 2 (partisi C:) dan
Drive 0 Partition 1 : System Reserved, nanti secara otomatis, kedua partisi yang anda hapus tersebut menjadi
Unallocated Space (belum dipartisi).
Nah, selanjutnya silakan buat partisi baru lagi dan jadikan
Drive 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasinya, lalu pilih
Next
untuk melanjutkan. Dengan begitu, data-data pada partisi lain tetap
aman (tidak terhapus). Lebih jelasnya, simak gambar gif berikut ini :
Bagi anda yang ingin install ulang maupun upgrade/
downgrade dari sistem operasi windows lama anda ke windows 10, silakan
lewati langkah nomor 7-11. Dan bagi anda yang HDDnya masih kosong, mulus
atau yang belum pernah diinstall sistem operasi windows sebelumnya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.

7. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut bahwa ruang HDD masih
kosong (Unallocated Space). Untuk itu, anda harus mempartisinya. Untuk
jumlah partisinya, bisa 2 atau lebih, sesuai keinginan anda.

8. Silakan pilih
Drive 0 Unallocated Space > New, tentukan ukuran partisi tersebut, lalu pilih
Apply.
Ukurannya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit juga.
Misalkan ukuran HDD anda 320GB/ 500GB, beri ukuran 100GB saja sudah
cukup, karena partisi yang pertama kali anda buat ini merupakan partisi
system (partisi C:).

9. Pilih
OK untuk pembuatan system reserved partition.

10. Silakan buat 1 atau lebih partisi lagi dengan cara yang sama seperti pada langkah nomor 6.

11. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut ini, saya hanya membuat 2 partisi utama. Selanjutnya pilih
Drive 0 Partition 2 untuk lokasi instalasinya (jangan ditempatkan di partisi lain yah), lalu pilih
Next.

12. Proses instalasi sedang berjalan. Proses ini memakan waktu
kira-kira 30 menitan, tunggu saja sambil ngemil juga boleh, hehehe. Oh
yah, nantinya komputer/ laptop anda akan restart sendiri berulang kali,
jadi jangan kuatir, karena hal tersebut sebagian dari proses instalasi
windows 10.

13. Silakan masukkan product key windows 10 anda, lalu
Next. Jika tidak punya, silakan pilih
Do this later. Anda bisa mengaktifkan windows 10 anda nanti.

14. Selanjutnya pilih
Use Express settings.

15. Silakan masukkan nama komputer anda dan juga password bila perlu
(alangkah baiknya diberi password biar tidak sembarang orang dapat
mengakses komputer/ laptop anda). Isikan kata atau kalimat yang membantu
anda mengingat password anda pada kolom
Password hint.

16. Proses ini tidak memakan waktu banyak kok, tunggu saja sebentar sampai anda dibawah ke dekstop anda.

17. Dan taddaaah, instalasi windows 10 berhasil! Berikut tampilan desktop pada windows 10 yang keren abis, hehehe.